Ad
Ad
Ad
Health

8 Fakta Tentang Tinggi Manusia

Pinterest LinkedIn Tumblr

Melalui Laman Media Berita Online, tinggi badan manusia tentunya memiliki berbagai ukuran, ada beberapa fakta mengenai hal tersebut yang kini akan dibahas pada artikel kali ini.

Melalui halaman virus indonesia Ukuran tubuh merupakan salah satu ukuran seberapa baik perkembangan tubuh seseorang, terutama bagi anak-anak. Beberapa aspek dapat mempengaruhi ukuran tubuh seseorang, sebagian besar oleh aspek genetik atau generasi. Untuk lebih jelasnya, ketahui fakta khusus tentang Tinggi Manusia pada uraian selanjutnya.

Berbagai fakta tentang Tinggi Manusia

8 fakta tentang tinggi manusia di media berita 1

Faktor eksternal seperti nutrisi dan rutinitas olahraga juga dapat mempengaruhi tinggi badan. Namun, tinggi badan juga bisa berkurang pada usia khusus. Bagaimana Anda bisa? Berikut ini adalah fakta tentang Tinggi Manusia yang perlu Anda ketahui.

1. Orang berkembang sangat cepat ketika mereka masih bayi

Mengutip Daily News Media Fakta awalnya adalah bahwa Tinggi Manusia meningkat sangat cepat di tahun-tahun awal kehidupan mereka, terutama ketika mereka masih anak-anak. Dikutip dari situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), panjang badan anak bisa bertambah sekitar 25 sentimeter (cm) sejak lahir hingga berusia 1 tahun.

Di era perkembangan dari anak-anak hingga remaja ini, massa tulang masyarakat akan bertambah setiap malam, terutama saat tidur. Pemicu bertambahnya tinggi badan saat tidur adalah hormon perkembangan yang dilepaskan saat tidur. Jadi, pastikan anak Anda tidur nyenyak di malam hari karena itu akan membantu mereka berkembang secara maksimal.

2. Tinggi manusia bervariasi

Bukan hanya berat badan yang bisa naik turun, tapi tinggi badan juga bisa berubah, apalagi hanya antara pagi dan malam. Penelitian dalam Biomedical And Biotechnology Research Journal (BBRJ) menemukan bahwa tinggi badan seseorang menurun 1,59 hingga 1,63 sentimeter antara pukul 7 pagi hingga 7 malam.

Menurut Daily Online News Setelah itu meningkat lagi pada pukul 7 malam hingga 7 pagi. Peneliti melakukan penelitian ini dengan mengukur tinggi badan pada pukul 5.30-7.30 pagi dan 17.00 sore. Pemicu perubahan tinggi badan ini adalah tingkat aktivitas yang Anda lakukan setiap hari. Namun, tidak ada hubungan yang signifikan antara usia, tipe kemaluan, dan konsumsi kalori harian.

3. Gen tidak selalu mempengaruhi ukuran tubuh

Mengutip dari News Media Online, aspek genetik memastikan 80% dari perkembangan Tinggi Manusia. Sedangkan 20% lainnya terbawa oleh gaya hidup segar seperti konsumsi vitamin lengkap dan olahraga teratur.

Meskipun bukan merupakan aspek penentu yang penting, namun gaya hidup yang segar selalu berperan penting dalam kemajuan dan perkembangan masyarakat. Jadi, jika Anda ingin anak Anda memiliki tubuh yang lebih besar dari kedua ibu dan ayah, ini bukan tidak mungkin.

Bantu anak Anda untuk berkembang secara optimal dengan memberikan makanan yang bergizi dan seimbang. Orang tua juga perlu memastikan anak-anak mereka mendapatkan istirahat yang cukup dan aktif secara fisik.

Anak-anak dapat memiliki pola makan yang lengkap dan seimbang dengan mengkonsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian, produk susu, basis protein dan lemak segar seperti ikan dan telur. Dari makanan yang bergizi, anak bisa mendapatkan berbagai vitamin dan mineral yang berfungsi secara signifikan dalam proses pertumbuhannya.

4. Tubuh besar lebih berisiko terkena kanker

Hasil penelitian The Lancet Oncology membuktikan bahwa tinggi badan seseorang yang besar dapat meningkatkan risiko kanker. Alasannya adalah bahwa tubuh orang yang besar terdiri dari lebih banyak sel.

Keadaan ini membuat peluang berkembangnya sel kanker lebih besar dibandingkan orang yang bertubuh pendek. Namun, tidak perlu takut, tubuh yang besar merupakan aspek risiko kanker yang tergolong kecil dari konsumsi rokok, alkohol, atau makanan cepat saji.

Tidak hanya itu, Anda bisa mencegah kanker dengan menerapkan gaya hidup yang segar. Dari rasa takut akan risiko penyakit dari tubuh yang besar, sebaiknya fokus untuk mempraktekkan pola makan yang segar.

5. Orang besar biasanya lebih sejahtera

Menurut Berita Media Harian. Dari studi tercetak Journal of Applied Psychology, para peneliti mengatakan orang-orang besar berpenghasilan lebih banyak setiap tahun. Selain itu, orang besar memiliki peluang untuk mendapatkan uang lebih banyak daripada mereka yang memiliki ukuran sempurna atau tubuh pendek.

Hal ini karena bentuk tubuh yang besar mempengaruhi cara seseorang memandang dirinya secara positif. Dengan kata lain, ia terus bertambah besar, hingga rasa percaya dirinya terus tumbuh. Tak hanya itu, tubuh yang besar juga bisa menghasilkan pandangan positif di bidang sosial. Kedua hal ini sangat besar pengaruhnya terhadap kemampuan profesional seseorang, termasuk penilaian dari pimpinan sampai kesimpulan mempengaruhi keberhasilan pekerjaannya.

6. Tinggi badan menurun di usia 40 tahun

Mengambil dari Medline Plus, tubuh orang akan menghadapi penyusutan seiring bertambahnya usia. Baik pria maupun wanita akan mulai menyusut ukurannya pada usia 40 tahun.

Hal ini karena adanya penyakit, seperti osteoporosis yang lebih rentan terjadi saat usia lanjut akan melemahkan bentuk tulang. Namun, Anda bisa membuat tubuh Anda terlihat lebih besar saat sudah tua dengan menyesuaikan bentuk tubuh Anda saat masih muda dengan berolahraga.

7. Tubuh orang besar baik untuk kesehatan jantung

Orang yang bertubuh pendek, dengan tinggi badan kurang dari 160 sentimeter, memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung. Penelitian di New England Journal of Medicine, 2 orang yang memiliki rasio besar hingga 6 sentimeter dan tubuh lebih pendek 13,5 persen lebih berisiko terkena penyakit jantung.

8. Merokok mempengaruhi ukuran tubuh

Penelitian di Annals of Epidemiology menemukan bahwa anak laki-laki yang sering merokok (berusia 12-17 tahun) lebih pendek 3 sentimeter dari mereka yang bukan perokok. Dalam penelitian tersebut hanya mengaitkan anak laki-laki, sehingga tidak ada hasil penelitian untuk anak perempuan.

Itulah berbagai fakta menarik tentang Tinggi Badan Manusia. Apakah Anda sudah tahu satu atau sebagian dari yang lain?

Media berita

Comments are closed.