Ad
Ad
Ad
Health

9 Ulasan Tentang Sperma Yang Harus Anda Ketahui

Pinterest LinkedIn Tumblr
9 Ulasan Tentang Sperma Yang Harus Anda Ketahui - Kabarmedia.id

Kabarmedia.id – Sperma berjalan seiring dengan air mani atau air mani ketika seorang pria mengalami ejakulasi. Anda juga pasti sudah tahu bahwa sel sperma memiliki peran yang cukup signifikan dalam cara pembentukan kehamilan.

Tapi apakah Anda mengerti bahwa setengah dari isyarat genetik anak dibawa oleh sperma? Nah, ada banyak fakta tentang Ulasan Sperma yang dapat membantu Anda dan pasangan memiliki bayi yang segar.

Fakta dan Ulasan Tentang Sperma Yang Harus Anda Ketahui

Sperma adalah sel reproduksi pria yang memiliki kromosom. Ketika hubungan seksual dan penularan terjadi, sel sperma akan membuahi sel telur untuk membuat benih seseorang.

Sebelum dikeluarkan melalui pancaran, terjadi proses spermatogenesis atau produksi sel sperma di dalam penis. Biji penis ini juga merupakan alat reproduksi pria yang artinya sebagai penghasil testosteron atau hormon seks pria.

Meski memiliki kegunaan yang signifikan, banyak kelompok pria yang lalai dengan kesehatan sel sperma. Sampai saat itu, ketahuilah berbagai fakta khusus sperma jenis berikut ini.

1. Perbandingan Sperma dan Semen

Indonesia Viral – Banyak orang menggunakan dua istilah sperma dan air mani secara bergantian. Padahal, sebenarnya sperma dan air mani adalah 2 akar atau zat yang berbeda. Sperma adalah bagian dari air mani dan hanya dapat dilihat dengan menggunakan kaca pembesar.

Sementara itu, air mani atau air mani adalah cairan berwarna putih, kental, dan lengket yang dikeluarkan penis Anda saat keluar cairan. Semen juga mengandung fruktosa dan bersifat proteolitik untuk membantu sperma mencapai sel telur.

2. Sperma Normal Dan Tidak Normal

Medianews.id – Ilmu bentuk kata atau bentuk sperma dibagi menjadi 2 yaitu normal dan abnormal. Dengan cara biasa, untuk Loma Linda University Center for Fertility IVF bentuk sperma diperkirakan berdasarkan dimensi kepala, kandungan DNA kepala, bentuk tengah, dan bentuk akhir.

Sperma normal akan memiliki bentuk kepala elips, bagian tengah utuh, dan ujung tunggal memanjang. Sedangkan sperma abnormal bisa memiliki 2 kepala, kepala besar atau kecil, ujung lebih banyak, dan ujung bengkok.

Pria segar juga memiliki sel sperma yang tidak normal setiap kali mereka keluarkan. Seorang pria dengan kesuburan yang baik memiliki 4 sampai 14 persen atau lebih sel sperma normal. Kurang dari itu, bisa dikategorikan sebagai kelainan sperma yang dikenal dengan teratozoospermia.

3. Umur Sperma Relatif Panjang

Penelitian menunjukkan bahwa pria membutuhkan 42 hingga 76 hari atau hampir 2 bulan untuk produksi, pematangan, dan emisi sperma. Untungnya, cara ini akan selalu berhasil di tubuh pria, tidak seperti sel telur di tubuh wanita.

Tak hanya itu, usia sperma juga relatif jauh dan bahkan bisa hidup berhari-hari setelah dilepaskan. Sel sperma dapat bertahan dalam tubuh wanita setelah berhubungan seks selama 2 sampai 5 hari, karena kondisi cairan serviks yang pekat dan siklus menstruasi wanita.

4. Sperma Adalah Perenang yang Sangat Cepat

Setiap pelepasan, ada lebih dari 200 juta sperma yang masuk. Harry Fisch, MD, seorang ahli urologi dan profesor kedokteran reproduksi di Weill Medical College of Cornell University, seperti dikutip dari Women’s Health, mengatakan bahwa pelepasan dini memiliki konsentrasi sperma tertinggi daripada nanti.

Meskipun sperma memiliki bahan kimia yang dapat mengkonsentrasikan sperma untuk berenang lurus dan cepat menuju sel telur, sperma seringkali tidak mematuhi bahan kimia tersebut. Banyak sperma hanya berputar-putar dan tidak mencari telur.

5. Sperma Memiliki Sedikit Kalori

Anda mungkin mengira bahwa sperma hanyalah zat yang berfungsi untuk membuahi sel telur dan melakukan reproduksi. Fakta khusus sperma yang harus Anda ketahui adalah bahwa sperma bersama dengan air mani memiliki beberapa kalori.

Dalam satu spatula makan sperma memiliki hampir 20 kalori. Ini berasal dari fakta bahwa sperma memiliki beberapa protein, lemak, apalagi kolesterol di dalamnya.

6. Suhu Biji Penis Mempengaruhi Kualitas Sperma

Untuk mendapatkan kualitas sperma yang segar, sangat penting bagi Anda untuk menjaga suhu penis. Suhu penis harus lebih rendah dari suhu tubuh. Peningkatan suhu penis hingga 37°C saja dapat mengganggu produksi sperma.

Hasilnya berarti bagi pria untuk menjauhi rutinitas yang menyebabkan peningkatan suhu di dekat penis, seperti memakai celana yang sangat ketat, sering menyilangkan kaki, bersandar terlalu lama, atau menggunakan laptop di pangkuan.

Kualitas sel sperma juga dipengaruhi oleh kesehatan pria dengan cara biasa. Pria yang menjauhi rokok, diet tinggi lemak, dan paparan racun dari lingkungan biasanya memiliki sperma yang lebih baik dengan tingkat kesuburan yang tinggi.

7. Sperma Memiliki Jumlah Nutrisi Yang Baik

Rubrik Berita Harian, Larutan sperma dan air mani sebenarnya memiliki beberapa kandungan nutrisi yang baik. Perpaduan keduanya menghasilkan warna keputihan keruh berkat kandungan protein, lemak, dan karbohidrat yang tinggi di dalamnya.

Selain itu, sperma dan air mani juga mengandung nutrisi termasuk vitamin dan mineral, seperti asam askorbat, fruktosa, zat besi, kalsium, magnesium, natrium, kalium, vitamin B12, dan air.

8. Rasa Sperma Terkait dengan Air Sperma

Rubrik Harian Online, Beberapa pasangan mungkin memilih untuk makan sperma selama seks oral. Rasa sperma itu sendiri berkaitan dengan kandungan dalam air mani. Air mani mengandung 96 persen air, 2 persen sperma, dan lebih banyak lagi dalam bentuk zat lain, seperti fruktosa, natrium bikarbonat, vitamin, dan mineral.

Karena kandungan seperti itu, sebagian orang menggambarkan rasa sperma yang sedikit atau bahkan tidak terasa. Makanan yang dikonsumsi pria juga bisa mempengaruhi rasa sperma, misalnya nanas dan kusen sperma bisa membuat sperma lebih terasa. Di sisi lain, mengonsumsi kafein atau bawang bombay bisa membuat rasanya lebih pahit dan payau.

9. Karakter tiap kromosom sama

Fakta bahwa sperma yang perlu Anda ketahui adalah sperma membawa kromosom X (perempuan) dan sebagian lainnya membawa kromosom Y (laki-laki) yang akan mempengaruhi perkembangan penis bagi anak dalam kandungan.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sperma dengan kromosom Y berukuran kecil, jauh, dan dapat bergerak lebih cepat. Sedangkan sperma dengan kromosom X berukuran lebih besar, lebih kuat, dan dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh wanita.

Namun, penelitian terbaru di Frontiers in Cell and Developmental Biology telah menunjukkan bahwa satu-satunya perbandingan penting antara kedua sperma adalah kandungan DNA mereka. Perlu penelitian koneksi dengan metode yang lebih spesifik untuk keduanya.

Comments are closed.