Ad
Ad
Ad
Health

Apakah boleh menggunakan retinol saat hamil?

Pinterest LinkedIn Tumblr

Media Berita.id, Retinol merupakan salah satu kandungan dalam skincare yang dianggap “dewa” karena memiliki banyak manfaat untuk kecantikan kulit. Namun, apakah salah jika ibu hamil menggunakan produk dengan kandungan tersebut? Untuk mengetahui responnya, baca postingan ini sampai habis, yuk!

Retinol termasuk dalam kelompok retinoid yang merupakan anak dari vitamin A. Manfaat utama zat ini adalah untuk merangsang pengelupasan sel kulit mati dan mendorong perkembangan sel kulit baru, sehingga kulit akan tampak awet muda, cerah, dan lembut. .

Tidak hanya itu, retinol juga bermanfaat dalam meningkatkan kelenturan kulit, meratakan warna kulit, membantu mengecilkan pori-pori, membantu membuat kolagen, dan mengurangi pembentukan minyak berlebih.

Keamanan Menggunakan Retinol Pasca Kehamilan

Dikutip di halaman Messages-Love.comMeski bermanfaat untuk kesehatan kulit, retinol masuk dalam daftar perawatan kulit yang harus dihindari ibu hamil, lho. Pasalnya, bahan aktif ini dapat diserap ke dalam aliran darah dan menembus plasenta, sehingga berisiko menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi calon bayi.

Salah satu kondisi yang dapat terjadi akibat mengonsumsi retinol selama kehamilan adalah sindrom retinoid pada anak. Situasi ini dapat meningkatkan risiko hampir 18-28% anak yang lahir dengan tulisan dan 60% menghadapi masalah neurokognitif atau masalah psikologis.

Beberapa tanda dan keluhan yang bisa muncul saat menghadapi sindrom retinoid pada anak adalah:

  • Mikrotia
  • Stenosis (kecil) saluran telinga
  • Tidak punya telinga seperti itu sama sekali
  • Hipoplasia wajah tengah
  • Bibir sumbing
  • Kelumpuhan saraf wajah
  • Jarak mata yang jauh (hipertelorisme)
  • Kelainan jantung, seperti tetralogi Fallot atau defek septum ventrikel (VSD)
  • Akumulasi larutan di otak (hidrosefalus)
  • Mikrosefali

Tak hanya itu, terlalu banyak terpapar vitamin A saat hamil juga diketahui meningkatkan risiko aborsi.

Retinoid dapat ditemukan pada produk perawatan kulit atau kosmetik dengan nama, seperti tazarotene, tretinoin, alitretinoin, retinoic acid, retinol, retinyl linoleate, retinyl palmitate, bexarotene. Jadi, jika skincare atau make-up ibu hamil memiliki bahan ini, sebaiknya jauhi konsumsinya, kan.

Sebagai gantinya, ibu hamil bisa menggunakan produk yang memiliki kandungan alpha-hydroxy acid (AHA) dengan kandungan yang sedikit jika ingin melakukan pengelupasan kulit. AHA dikategorikan nyaman digunakan selama kehamilan dan belum ada bukti ilmiah yang membuktikan pengaruhnya terhadap kesehatan janin. Namun, pastikan penggunaannya tidak terlambat, kan.

Tak hanya itu, skincare yang mengandung vitamin C, vitamin E, niacinamide, ceramide, dan hyaluronic acid juga bisa digunakan selama kehamilan. Ingat betul ibu hamil, perawatan kulit saat hamil perlu selalu dicoba agar kulit bisa terlihat cerah dan merona.

Media Berita Harian Online Indonesia – MediaBerita.id, Jika ibu hamil mengalami masalah dalam penggunaan retinol atau bingung memilih produk perawatan kulit yang cocok dan nyaman digunakan selama kehamilan, sebaiknya konsultasikan langsung ke dokter.

Comments are closed.