Ad
Ad
Ad
Health

Memahami ciri-ciri cacingan pada anak dan jenis-jenis cacing

Pinterest LinkedIn Tumblr

memahami ciri-ciri cacingan pada anak dan jenis-jenis cacing

Berita Media – Kecacingan pada Anak, merupakan kondisi dimana bayi mengalami perubahan sikap yang drastis mulai dari daya tahan tubuh, pola makan yang tidak teratur, dan juga aktivitas bayi.

Cacingan merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak-anak. Jika dibiarkan terlalu lama, keberadaan cacing di dalam tubuh dapat membatasi perkembangan dan kemajuan anak. Itu salah satunya Penyebab Anak Kurang Gizi, cacing yang ada di dalam tubuh akan menyerap sari-sari makanan anak yang terkandung di dalam sel darah dan usus. Orang tua perlu mengenali ciri-ciri atau identitas kecacingan pada anak, kemudian uraian lengkapnya.

Mengapa Anak-anak Rentan Terkena Cacingan?

memahami ciri-ciri cacingan pada anak dan jenis-jenis cacingan media berita 3

Mengutip Rubrik Berita Media Mengambil dari About Kids Health, pemicu cacingan pada anak adalah parasit yang hidup di usus.

Parasit di usus biasanya berupa protozoa atau cacing kremi dan pita yang masuk ke dalam tubuh dan menggunakan usus sebagai tempat hidup.

Cacing di masa kanak-kanak sangat umum di seluruh bumi dengan identitas yang sama. Penyakit radang pada anak-anak ini ditularkan di tempat-tempat yang tersebar luas, sanitasi yang buruk, dan kualitas air yang buruk.

Jenis parasit yang sangat sering dialami oleh anak-anak adalah cacing kremi dan cacing pita.

Bagaimana ciri-ciri anak yang mengalami cacingan?

memahami ciri-ciri cacingan pada anak dan jenis-jenis cacingan media berita 1

Mengutip laman Rubrik Berita Harian Ciri-ciri Cacingan pada Si Kecil bisa dilihat dari penampilannya. Ada berbagai jenis cacingan pada anak yang perlu diwaspadai. Selanjutnya adalah deskripsi lengkapnya.

1. Cacing kremi (Enterobius vermicularis)

Dikutip dari Kids Health, cacing ini merupakan radang usus pada anak-anak yang disebabkan oleh cacing parasit berukuran kecil sehingga tidak memiliki ciri-ciri yang terlihat.

Ini adalah jenis peradangan yang sangat umum terjadi pada anak-anak, terutama pada usia sekolah. Cara penyebaran parasit ini adalah dari cacing kremi yang masuk ke dalam tubuh saat anak makan atau menghisap cacing kremi yang sangat kecil.

Setelah puas bermain, biasanya tanpa cuci tangan anak langsung mengambil makanan. Hal ini menyebabkan telur cacing menempel di jari dan masuk ke mulut.

Kemudian telur menetas di usus halus dan masuk ke usus besar. Di usus besar cacing kremi menempel dan akan mengambil makanan. Setelah itu, ketika cacing kremi betina sudah tua, mereka akan pergi ke anus untuk menghasilkan telur.

Namun, identitas dan bentuk cacing kremi sangat kecil, sehingga anak-anak mudah terserang cacingan. Nah, inilah alasan mengapa banyak anak yang terinfeksi cacing kremi akan merasa gatal di dekat anus.

Ciri-ciri anak yang terkena cacingan yang disebabkan oleh cacing kremi

Selanjutnya ciri-ciri anak yang terkena cacing kremi :

  • Erangan yang kemudian menembus dekat anus
  • Susah tidur karena merasa kesemutan di dekat anus
  • Dekat anus terasa perih dan ada iritasi
  • Ada cacing kremi di tinja
  • Anak-anak kurang nafsu makan

Anda dapat melihat cacing di zona anus setelah anak tidur 2-3 jam. Mungkin besar, Anda juga bisa melihat cacing di kamar kecil setelah si kecil keluar dari kamar mandi.

Identitas cacing kremi penyebab cacingan pada anak adalah bentuknya seperti benang putih kecil. Anda juga bisa melihatnya di dataran celana dalam si kecil di pagi hari.

2. Cacing gelang (Ascariasis lumbricoides)

Mengulas Rubrik Media Harian Jenis cacing berikutnya adalah ascariasis lumbricoides, suatu kondisi yang disebabkan oleh peradangan pada cacing gelang. Cacing jenis ini biasanya menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terinfeksi. Namun, tidak ada tanda-tanda khusus yang ditimbulkan oleh cacing ini.

Ascariasis merupakan cacing yang sering ditemukan di daerah yang tidak bersih dan hidup di daerah yang bersuhu hangat. Berbeda dengan cacing kremi yang bentuknya kecil, cacing gelang tua yang berkembang biak di usus memiliki identitas tubuh jauh di atas 30 sentimeter.

Anda baru mengetahuinya setelah melihat cacing yang ikut bersama feses. Cara hidup cacing gelang di usus halus adalah cara parasit. Cacing gelang juga bisa masuk ke saluran pernapasan dan menyebabkan anak batuk.

Ciri-ciri anak mengalami cacingan karena cacing gelang

Ada beberapa ciri anak yang terkena cacing pita, yaitu:

  • Batuk
  • Sakit perut
  • Mual apalagi kadang sampai muntah
  • Menurunkan berat badan
  • Terlihat seperti cacing dalam kotoran
  • Lamban
  • Demam

Jika tidak ditangani dengan baik, cacingan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti anemia dan kekurangan vitamin pada anak.

3. Cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale)

Cacing tambang memiliki identitas menempel di usus dengan mulutnya dan akan menghirup darah, sehingga anak terkena cacingan. Setelah itu, cacing ini masuk melalui kulit kaki dan akan menginfeksi bagian dalam tubuh, seperti organ pernapasan dan jantung melalui pergerakan darah.

Seringkali cacing ini menyebabkan anemia pada anak sehingga mengurangi energi kuat tubuh dan mempengaruhi kecerdasan anak. Kontaminasi cacing ini juga mempersulit anak untuk makan, sehingga vitamin menjadi buruk karena semua nutrisi akan diserap oleh cacing.

Ciri-ciri Anak Kecacingan yang Disebabkan oleh Cacing tambang

Untuk lebih jelasnya, berikut ciri-ciri anak yang terkena cacing tambang:

  • Sakit perut hilang mencuat yang bisa membuat anak sangat rewel
  • Diare
  • mual
  • Demam
  • Anemia (anak tampak pucat)
  • Tidak ada keinginan untuk makan
  • Berkilauan di zona di mana manik-manik masuk ke kulit
  • Menemukan darah di tinja anak ketika ususnya meradang oleh cacing

Mengutip Rubrik Berita Online Tidak semua anak yang menghadapi cacingan memiliki ciri atau identitas di atas, apalagi jika situasi anak tergolong ringan.

Namun, jika peradangannya cukup akut, perut anak akan terasa keroncongan dan jijik seperti ditusuk, 30 menit setelah terinfeksi cacing tambang.

4. Radang cacing pita (Taenia sp.)

Biasanya, anak yang terkena cacing pita tidak merasakan gejala apapun karena gejalanya sulit dideteksi.

Namun, bagi anak yang mengalami radang usus akibat cacing pita, kepala cacing pita akan menempel pada ruang usus.

Sedangkan bagian tubuh kemudian akan bertambah banyak dan menghasilkan telur di usus. Anak-anak berisiko memakan cacing ini jika mereka makan daging sapi atau babi yang tidak dimasak.

Ciri-ciri Anak Cacingan Karena Cacing Pita

Selanjutnya ciri-ciri anak yang terkena cacing pita :

Jika tanda-tanda peradangan cacing pita telah menyebar di dalam tubuh, itu dapat menyebabkan kerusakan pada alat dan jaringan

Beberapa anak yang menghadapi cacingan karena cacing pita memiliki identitas iritan di zona perianal atau daerah dekat anus.

Iritasi disebabkan oleh telur cacing yang dikeluarkan melalui feses.

Bagaimana cara menghindari cacingan pada anak?

apa ciri-ciri anak terkena cacingan 4

Menurut Rubrik Media Berita Setelah mengenali ciri-ciri cacingan pada anak, berikut beberapa cara yang bisa Anda ikuti untuk mencegah anak Anda menghadapi cacingan:

Membersihkan tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas adalah hal yang tepat. Pastikan anak-anak mengganti pakaian dalam mereka setiap hari.

Cuci sprei, selimut, dan boneka bayi secara teratur minimal seminggu sekali. Ajak anak untuk bermain di tempat yang kering dan tidak bermain di genangan air yang berlumpur.

Pastikan sayuran dan daging matang sempurna sebelum disajikan.

Ajari anak untuk menjaga kebersihan kuku dan kebersihan area genital. Selalu lindungi kebersihan rumah, area, terutama mainan si kecil.

Jika si kecil mengalami salah satu tanda atau gejala yang telah disebutkan di atas, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar si kecil bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Sumber: https://www.kabarmedia.id

Comments are closed.