Ad
Ad
Ad
Health

Memilih Makanan untuk Penderita Penyakit Jantung Koroner

Pinterest LinkedIn Tumblr

Berita Media – Penyakit jantung koroner tercatat sebagai salah satu jenis penyakit paling mematikan di Indonesia. Meski begitu, Anda tetap bisa menjalani penyakit jantung koroner jika Anda menemukannya.

Mengulas artikel kesehatan Media Indonesia Selain melakukan penyembuhan, Anda juga perlu mulai mengubah gaya hidup, salah satunya dengan mempraktikkan pola makan yang segar untuk jantung. Lalu, makanan apa saja yang baik untuk penderita penyakit jantung koroner? Ikuti pola makan segar untuk penderita Penyakit Jantung Koroner selanjutnya.

Bagaimana memilih makanan yang tepat untuk penderita penyakit jantung koroner?

memilih makanan untuk penderita penyakit jantung koroner berita media 1

Mengutip Rubrik Berita Media Jika Anda memiliki penyakit jantung koroner, sebaiknya Anda lebih memperhatikan konsumsi makanan setiap hari. Berikut cara memilah makanan yang bisa Anda jalani:

1. Wajib Bagi Penderita Penyakit Jantung Koroner Mengkonsumsi buah dan sayur sebanyak dua kali

Buah dan sayur tercatat sebagai 2 jenis makanan yang baik untuk penderita penyakit jantung koroner. Hal ini karena kedua makanan ini merupakan sumber vitamin dan mineral terbaik. Selain itu, mereka juga rendah kalori dan tinggi serat.

Konsumsi buah dan sayur dapat membantu Anda mengurangi kandungan kalori dalam tubuh yang bisa jadi besar akibat makanan seperti daging, keju, dan snack. Dengan begitu, Anda juga bisa melindungi berat badan agar tidak berlebihan. Pasalnya, kelebihan berat badan atau obesitas juga bisa menyebabkan penyakit jantung, seperti penyakit jantung koroner dan serangan jantung.

Selain itu, memperbanyak konsumsi makanan yang dimulai dari semak seperti buah-buahan dan sayur-sayuran dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga mencegah terbentuknya serangan jantung. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi penderita penyakit jantung koroner untuk memasukkan buah dan sayuran dalam menu diet setiap hari.

Padahal, memasukkan buah dan sayur ke dalam menu harian penderita penyakit jantung koroner bukanlah masalah yang sulit. Yang utama adalah selalu membersihkan buah dan sayuran terlebih dahulu, potong-potong dan sesuaikan dengan jatah kemudian simpan di lemari es sebelum dikonsumsi.

Anda juga bisa mencampurnya dengan berbagai makanan segar lainnya. Hal ini terkait dengan keinginan Anda untuk makan makanan. Selama kombinasi makanan lain masih segar, penderita penyakit jantung koroner dapat merasakan manfaat buah dan sayuran untuk mengatasi kondisinya.

Pastikan juga Anda mengonsumsi berbagai buah-buahan. Jika Anda benar-benar kesulitan makan buah dan sayuran segar, Anda juga bisa mengonsumsi buah kalengan. Namun, selalu jauhi buah yang sudah dicampur sirup karena kandungan gula di dalamnya akan lebih besar.

2. Pilah makanan yang terbuat dari biji-bijian

Untuk Rubrik Media Berita, gandum utuh juga merupakan makanan yang baik untuk penderita penyakit jantung koroner. Pasalnya, gandum merupakan sumber serat yang baik untuk jantung dan juga vitamin E yang dapat membantu menurunkan kandungan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Pasalnya, penimbunan kolesterol jahat (LDL) bisa menutup arteri, salah satu pemicu terbentuknya penyakit jantung koroner. Apalagi, keadaan ini juga bisa menjadi pemicu serangan jantung.

Ada beberapa jenis makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh dan dapat diberikan kepada penderita penyakit jantung koroner, seperti berikut ini:

  • gandum kedelai
  • Roti gandum
  • sereal gandum
  • Beras merah
  • pasta gandum
  • Havermut

Bahkan, Anda mungkin perlu menjauhi jenis gandum tertentu untuk penderita penyakit jantung koroner. Makanan yang mengandung gandum dan harus dihindari oleh penderita penyakit jantung koroner antara lain:

  • roti putih
  • Muffins
  • roti jagung
  • donat
  • Biskuit
  • Kue
  • Mie telur
  • Popcorn dibuat dengan mentega
  • Camilan gemuk besar

3. Menyesuaikan konsumsi makanan yang tinggi protein dan rendah lemak

Menurut Rubrik Berita Online, makanan yang tepat untuk penderita penyakit jantung koroner adalah makanan yang kaya protein namun rendah lemak. Daging tanpa lemak, ikan, dan produk susu rendah lemak adalah beberapa jenis makanan yang tinggi protein. Meski begitu, Anda harus selalu berhati-hati dalam memilih makanan.

Sebagai gambaran, sebaiknya pilih susu skim dari susu biasa, atau pilih dada ayam tanpa kulit daripada dada ayam goreng. Anda juga dapat memilih ikan untuk memenuhi hasrat protein Anda yang rendah lemak.

Apalagi jika perlu memilih jenis ikan yang kaya akan asam lemak omega-3 karena dapat membantu menurunkan kandungan lemak dalam darah yang disebut trigliserida. Jenis ikan yang baik dan kaya akan asam lemak omega-3 adalah salmon dan makarel.

Biji-bijian dan kacang-kacangan juga tidak cocok sebagai basis protein rendah lemak. Apalagi hidangan ini juga rendah kolesterol, sehingga sangat baik untuk pengganti daging. Jadi, agar penderita penyakit jantung koroner dapat memilih dan memilih makanan yang baik untuk kondisi kesehatannya, lebih baik mengganti daging atau basis protein yang tinggi lemak dengan makanan rendah lemak seperti yang telah dikatakan.

Dengan begitu, lemak dan kolesterol dalam tubuh bisa berkurang dan konsumsi serat juga meningkat.

4. Cegah makan besar lemak jenuh dan lemak trans

Menurut Rubrik Media Harian. Selain memperhatikan makanan yang harus dikonsumsi, Anda juga perlu memperhatikan makanan yang perlu dihindari oleh penderita penyakit jantung, termasuk penyakit jantung koroner. Pola makan yang baik untuk penderita penyakit jantung koroner adalah yang tidak banyak mengandung lemak, terutama lemak jenuh dan lemak trans.

Ini juga termasuk langkah signifikan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, sehingga risiko menghadapi penyakit jantung koroner juga menurun. Anda pasti tidak ingin menunggu gejala penyakit jantung koroner muncul terlebih dahulu sebelum mengatur pola makan. Jadi, melakukan penangkal penyakit jantung semacam ini adalah langkah bijak.

Namun, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak yang sama. Karena itu, pastikan Anda mengonsumsi lemak sesuai dengan keinginan Anda. Sebagai gambaran, untuk mengurangi kandungan lemak jenuh pada daging yang Anda konsumsi, Anda bisa memilih daging yang tidak mengandung lemak.

Kemudian, Anda juga bisa menggunakan makanan lain yang pasti lebih segar bagi jantung untuk menggantikan makanan yang penuh dengan rasa bosan. Misalnya yogurt rendah lemak sebagai pengganti mentega, dan irisan buah atau selai buah yang sedikit gulanya sebagai pengganti margarin saat membuat roti panggang.

Jika Anda memang ingin menggunakan makanan atau bahan makanan yang mengandung lemak, Anda bisa menggunakan minyak zaitun atau minyak canola yang memiliki lemak non-lemak. Lemak tidak membosankan, bahkan bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah bila digunakan dengan benar.

5. Kurangi kandungan garam dalam makanan

Menurut Rubrik Berita Harian Mengkonsumsi makanan yang tinggi garam atau natrium dapat meningkatkan tekanan darah. Sementara itu, tekanan darah tinggi merupakan salah satu aspek risiko penyakit jantung koroner. Apalagi, tekanan darah tinggi atau darah tinggi bisa menyebabkan serangan jantung. Singkatnya, diet yang direkomendasikan untuk penderita penyakit jantung koroner adalah diet yang rendah sodium.

Konsumsi garam yang ideal untuk orang berusia adalah 2.300 mg (miligram) natrium per hari. Kira-kira jumlah satu sendok teh. Namun, hanya orang tua dengan kondisi sehat yang dapat mengonsumsi natrium sebanyak itu.

Padahal, akan lebih baik jika konsumsi garam yang Anda konsumsi setiap hari bisa lebih sedikit. Nilai sempurna untuk asupan natrium adalah 1500 miligram per hari.

Selain itu, mengurangi kandungan garam pada makanan yang Anda konsumsi adalah langkah yang tepat. Namun, jangan lupa bahwa makanan kaleng atau makanan yang sudah diolah terlebih dahulu memiliki kandungan natrium atau garam yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, saat menyusun menu makanan bagi penderita penyakit jantung koroner, ada baiknya jika Anda bisa membuat atau memasaknya sendiri. Dengan begitu, Anda bisa mengidentifikasi dengan pasti kandungan konsumsi garam dalam makanan.

Cara lain yang bisa Anda gunakan untuk mengurangi kandungan garam dalam makanan adalah dengan memilih bahan makanan dengan lebih cermat. Pasalnya, ada juga bahan makanan yang sudah mengandung garam di dalamnya.

Dengan memilih dan memilih makanan yang baik untuk kesehatan jantung, Anda bisa memberikan makanan segar bagi penderita penyakit jantung koroner. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk membantu mengatasi penyakit jantung koroner, tidak hanya melalui pengobatan jantung koroner.

Tidak hanya mempraktikkan pola makan yang segar, gaya hidup yang baik bagi penderita penyakit jantung koroner adalah meningkatkan aktivitas fisik dengan olahraga, tetapi pastikan Anda melakukan olahraga yang baik untuk penyakit jantung. Selain itu, selalu ada alat pemantau kadar kolesterol dalam darah, kadar gula darah, dan tekanan darah untuk menghindari berbagai faktor risiko penyakit jantung koroner.

https://www.kabarmedia.id

Comments are closed.