Ad
Ad
Ad
Health

Pahami 7 Jenis Insomnia yang Perlu Anda Ketahui

Pinterest LinkedIn Tumblr

Melalui laman Media Berita Online, ada 7 jenis insomnia yang perlu kita pahami dan ketahui serta apa saja faktor penyebab insomnia pada diri kita. Insomnia tentunya merupakan suatu kondisi dimana kita sering mengalami kesulitan untuk tertidur walaupun kita sedang lelah.

Mengutip artikel kesehatan Viral Harian Indonesia Kebanyakan orang baru mengetahui bahwa Insomnia adalah masalah sulit tidur. Sementara itu, deskripsinya kurang tepat. Insomnia adalah gangguan tidur yang membuat Anda tidak mendapatkan kualitas tidur yang baik. Nah, ternyata Insomnia juga terdiri dari beberapa jenis. Apa saja Jenis Insomnia? Ikuti ini selanjutnya.

Jenis insomnia yang sangat umum

pahami 7 jenis insomnia yang perlu diketahui media berita 1

Mengutip Daily News Media Umumnya, saat menghadapi insomnia, Anda merasa sulit untuk tertidur di malam hari, sering terbangun di tengah malam, atau kurang tidur. Berikut ini adalah beberapa jenis insomnia yang perlu Anda ketahui:

1. Jenis-jenis insomnia akut

Insomnia jangka pendek atau bisa juga disebut insomnia kronis adalah suatu keadaan ketika Anda mengalami kesulitan tidur dalam waktu yang singkat. Situasi ini umumnya muncul sebagai akibat dari suasana yang menyebabkan tekanan mental. Sebagai ilustrasi kehilangan orang yang dicintai, penyakit yang cukup serius, hingga perubahan hubungan atau profesi.

Gangguan tidur ini umumnya berlangsung hingga 3 bulan. Namun, insomnia kronis akan mereda lebih cepat dan hilang begitu Anda bisa mengatasi stresor pikiran. Namun, bila tidak mampu mengatasi situasi tersebut, insomnia kronis dapat berubah menjadi insomnia parah, atau kesulitan tidur untuk jangka waktu yang lama.

Menurut Daily Online News, situasi ini dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Namun, insomnia jenis ini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Ketika seorang wanita menghadapi insomnia jenis ini, bisa jadi karena dia masih mengalami dua atau mengalami menopause.

2. Jenis Insomnia Kronis

Jika ada insomnia kronis, pasti ada juga insomnia yang parah. Insomnia jenis ini umumnya berlangsung dalam waktu yang lama. Nah, Anda mungkin menghadapi insomnia jenis ini ketika Anda mengalami kesulitan tidur lebih dari 3 hari dalam seminggu atau bertahan lebih dari 3 bulan.

Jika Anda mengalami insomnia parah, Anda mungkin mengalami kesulitan tidur untuk waktu yang lama. Keadaan ini tentu mengganggu kenyamanan dan kesehatan. Alasannya adalah Anda menjadi sulit untuk mendapatkan jumlah tidur yang cukup.

Pemicu insomnia berat bisa bermacam-macam. Hal ini bisa disebabkan oleh suasana yang menyebabkan stres mental, pola tidur yang berantakan, sering mengalami mimpi buruk, masalah psikologis, serta berbagai penyakit dan gangguan kesehatan yang berkaitan dengan otak dan saraf. Tak hanya itu, penggunaan obat-obatan dan masalah tidur lainnya juga bisa menjadi faktor.

3. Jenis insomnia onset tidur

Insomnia jenis ini biasanya ditandai dengan tanda sulit tidur, meskipun Anda mengantuk dan berusaha untuk tidur. Umumnya, orang yang menghadapi situasi ini tidak bisa tidur meski sudah berada di tempat tidur selama 20-30 menit. Apalagi, meski sudah memejamkan mata dan bersiap untuk tidur, Anda selalu kesulitan untuk tidur.

Akhirnya, Anda kemudian berbaring selama berjam-jam, menatap langit-langit rumah yang gelap. Jangan bingung jika keadaan ini bisa memangkas durasi tidur dan membuat Anda lelah dan mengantuk keesokan harinya. Tak hanya itu, situasi ini juga menyebabkan Anda sering terbangun di tengah malam dan tidak bisa kembali tidur.

Insomnia jenis ini bisa terjadi karena kondisi medis atau masalah kesehatan psikologis yang Anda alami. Sebagai ilustrasi tekanan mental yang berat, masalah kecemasan, hingga stres mental.

4. Jenis Insomnia pada Anak

Menurut American Academy of Sleep Medicine, ada 2 jenis insomnia yang sering terjadi pada anak. Jenis pertama adalah sleep-onset insomnia, yaitu kesulitan untuk tertidur karena anak terbiasa tidur di buaian, diberi dot, atau berbaring di tempat tidur ibu dan ayahnya. Artinya, tanpa kondisi ini, anak tidak bisa tidur.

Mengutip Berita Media Online Tak hanya itu, saat anak tidak memiliki jam tidur yang teratur, risiko menghadapi insomnia juga meningkat. Umumnya, anak baru akan tidur jika orang tua atau wali memaksanya untuk lebih rentan dengan situasi ini. Sementara itu, anak-anak yang terbiasa tidur di waktu-waktu khusus malah tidak sering menemukannya.

Oleh karena itu, biasakan anak untuk memiliki jam tidur tertentu. Artinya, anak perlu tidur pada waktu tertentu dan bangun pada waktu tertentu. Dengan begitu, anak bisa terbebas dari insomnia jenis ini.

5. Jenis Insomnia karena obat atau bahan kimia tertentu

Insomnia jenis ini berkaitan dengan konsumsi impuls dari konsumsi obat-obatan khusus: kafein, alkohol, dan makanan khusus. Ilustrasinya, makanan pedas yang bisa membuat perut dan tubuh terasa panas hingga sulit tidur. Salah satu cara untuk mengakhiri masalah insomnia jenis ini adalah dengan berhenti menggunakannya.

Artinya, Anda perlu mengurangi atau sama sekali menghindari zat-zat penyebab insomnia. Misalnya, Anda sulit tidur karena terbiasa mengonsumsi alkohol. Nah, ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengakhiri konsumsi.

Ini juga legal untuk zat lain yang dapat menyebabkan Anda menghadapi masalah tidur yang satu ini. Lebih baik selesai agar Anda bisa tidur nyenyak. Tidak hanya itu, dengan mengakhiri penggunaan zat-zat tersebut, Anda juga melindungi kesehatan tubuh Anda secara global.

6. Jenis Insomnia karena kondisi medis

Ada juga jenis insomnia yang terjadi karena suatu kondisi medis, seperti gangguan mental. Padahal, masalah kesehatan psikologis seperti stres mental, gangguan bipolar, masalah kecemasan, dan ADHD juga bisa menyebabkan masalah tidur.

Tingkat keparahan insomnia jenis ini berhubungan langsung dengan seberapa akut situasi atau masalah kesehatan psikologis yang dirasakan. Namun, penanganan kedua situasi yang saling berkaitan ini akan dipisahkan, apalagi jika tingkat Insomnia Anda masih akut.

Ini berarti, Anda mungkin perlu menjalani perawatan khusus untuk insomnia saat Anda menjalani perawatan untuk masalah kesehatan psikologis. Oleh karena itu, penting untuk memberi tahu dokter tentang obat yang sedang Anda konsumsi untuk menghindari interaksi obat dan kondisi lain yang tidak diinginkan.

7. Jenis insomnia gabungan (mixed insomnia)

Menurut Daily Media News, meski jenis insomnia ini bukan nama resmi, namun situasi ini menjelaskan tentang jenis insomnia gabungan yang disebabkan oleh campuran masalah onset tidur, tidak mampu mempertahankan kualitas tidur, dan sering terbangun di pagi hari. .

Nah, penggambaran insomnia dengan cara biasa sebenarnya tidak jauh berbeda dengan insomnia jenis ini. Keadaan ini juga bisa terjadi pada orang yang memiliki masalah tidur lainnya. Sementara itu, tanda-tanda insomnia jenis ini sering berubah setiap saat. Akibatnya, Anda mungkin bertanya-tanya apakah Anda sedang menghadapi insomnia jenis ini atau jenis lain.

Media berita

Comments are closed.