Ad
Ad
Ad
Health

Pahami Penyebab Kencing Berbusa – Kabarmedia.id

Pinterest LinkedIn Tumblr

Kabarmedia.id – Air seni berbusa umumnya jarang terjadi dan bukan sesuatu yang cukup serius untuk diwaspadai. Namun, jika urin berbusa cukup sering terjadi dan Anda juga sering menemukan atau merasakan gejala lain seperti urin berdarah atau bagian tubuh yang bengkak, Anda wajib berkonsultasi dengan dokter mengenai urin berbusa.

Dikutip di halaman Messages-Love.comUrine atau air seni biasanya besar dan jernih, atau berwarna agak hitam. Teksturnya juga cair dan tidak bergelembung. Namun, terkadang terjadi perubahan hingga urin terlihat berbusa.

Penyebab urine berbusa, ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan perubahan ini, bisa karena penyakit khusus atau karena efek samping obat.

Inilah Penyebab Kencing Berbusa

Berikut adalah beberapa situasi yang dapat memicu urin berbusa:

5. Dehidrasi

Seringkali, urin berbusa juga dapat terjadi jika jumlah zat terlarut dalam urin seperti gula, garam, atau protein lebih besar daripada air. Situasi ini dapat terjadi jika Anda tidak minum cukup air atau menghadapi kehilangan cairan tubuh yang akut.

4. Kandung Kemih Penuh Urine

Urin berbusa bisa jadi karena kandung kemih Anda penuh dengan urin. Saat kandung kemih sangat penuh, urin yang keluar akan lebih cepat, sehingga menimbulkan buih atau buih di kamar kecil.

3. Ejakulasi Retrograde

Pemicu lain untuk urin berbusa adalah ejakulasi retrograde, yaitu kondisi yang terjadi pada pria saat air mani masuk ke kandung kemih bukannya dikeluarkan melalui penis saat ejakulasi.

2. Konsumsi obat

Obat khusus yang digunakan untuk mengobati peradangan saluran kemih, seperti phenazopyridine, juga dapat membuat urin tampak berbusa.

1. Proteinuria atau ginjal bocor

Proteinuria atau albuminuria adalah keadaan dimana jumlah kandungan protein dalam urin melebihi ambang batas normal. Salah satu faktornya adalah ketika filter ginjal (glomeruli) rusak, akibatnya protein dalam darah bocor keluar melalui urin.

Secara alami, ginjal akan menyaring kelebihan air dan limbah dari darah untuk dikeluarkan melalui urin. Protein dan zat penting lainnya yang dibutuhkan tubuh akan dibiarkan tetap berada dalam aliran darah karena terlalu besar untuk melewati saringan ginjal.

Namun jika ginjal tidak berfungsi maka filter tidak dapat melakukan filtrasi dengan baik, akibatnya protein dapat masuk ke dalam urin.

Proteinuria merupakan salah satu ciri penyakit ginjal berat yang dapat disebabkan oleh tekanan darah tinggi atau diabetes yang tidak terkontrol, endokarditis, sindrom nefrotik, dan peradangan ginjal.

Rubrik Media Berita Online Hari Ini – Berita Media.id, Jika air seni Anda berbusa, jangan ragu untuk bertanya ke dokter. Apalagi jika urin berbusa tidak hilang dalam beberapa hari, urin keruh dan berdarah, atau jika disertai dengan mual, muntah, lesu, bengkak di tubuh, tidak ada keinginan untuk makan, dan merasa lelah.

Comments are closed.