Ad
Ad
Ad
Health

Solusi Lensa Ortho-K untuk Mata Minus

Pinterest LinkedIn Tumblr

Melalui Rubrik Berita Media Ortho Lens merupakan metode mengatasi mata minus yang tentunya bisa menjadi solusi tanpa harus melakukan operasi pembedahan.

Mengutip Informasi Melalui virus indonesia Lensa kontak biasanya digunakan untuk mengatasi kekaburan yang jauh. Namun, saat ini ada lensa khusus yang dibuat oleh dokter mata untuk mengoreksi kesalahan refraksi penglihatan jauh yang kabur. Lensa ini dikenal sebagai orthokeratology atau lensa ortho-k. Lensa ortho-k memiliki metode aplikasi yang berbeda dari lensa kontak konvensional. Intinya bukan hanya untuk mengoreksi pandangan saat semacam lensa kontak, tapi untuk mengurangi kurangnya kontak mata.

Apa gunanya orthokeratology (Lensa Ortho-K)

solusi lensa ortho k untuk mata minus media berita 1

Mengutip News Rubrik Media Orthokeratology (ortho-k) lensa berperan dalam mengoreksi kelainan refraksi (bending) terutama jauh buram, dengan mengoreksi bentuk kornea mata. Konsumsi lensa ortodontik secara teratur dapat mengubah kelengkungan kornea untuk sementara. Lensa ortodontik perlu digunakan setiap malam saat tidur.

Dengan begitu, tanpa menggunakan peralatan, mata yang menghadapi penglihatan kabur bisa melihat lebih baik. Tidak seperti lensa kontak yang dapat dibeli tanpa formula, lensa orthoric harus dirancang langsung oleh dokter mata. Konsep perawatan ini mirip dengan pemasangan kawat gigi yang dicoba oleh para ortodontis.

Seperti dijelaskan, efek korektif orthokeratology bersifat sementara. Koreksi penglihatan pada mata kabur yang jauh dapat kembali ke bentuk semula. Namun, Anda dapat melindungi hasil koreksi ortodontik jika Anda kemudian meminta saran dari dokter untuk digunakan.

Siapa yang mau orthokeratologi?

Meninjau Rubrik Berita Online Orthox biasanya digunakan dalam pengobatan penglihatan kabur jauh (miopia) atau mata buruk. Sebagian besar perawatan ortodontik dicoba untuk mengurangi under-eye pada anak usia 8-12 tahun, terutama anak-anak dengan mata yang kurang bebas.

Artinya, situasi jauh kabur di mata tumbuh terus memburuk dari waktu ke waktu. Anak-anak tidak dianjurkan untuk menjalani operasi refraktif mata, seperti LASIK. Pasalnya, sistem penglihatan anak sedang berkembang hingga usianya besok.

Sedangkan LASIK hanya dapat dicoba bila sistem penglihatan normal atau jaringan atau fungsi wajah tidak berkembang. Ortho-k adalah pilihan pengobatan non-bedah yang bertujuan untuk memperlambat kemajuan buruk anak.

Untuk American Academy of Ophthalmology, tidak ada fakta pasti bahwa konsumsi lensa ortodontik secara teratur dapat membatasi masalah miopia pada anak-anak. Namun, setiap orang dengan mata yang buruk pada dasarnya selalu diperbolehkan untuk melakukan perawatan ortodontik.

Berencana untuk mencoba sebelum perawatan ortho-k

Mengutip Rubrik Media Harian. Untuk membuat lensa ortodontik, dokter harus melakukan beberapa pemeriksaan mata terlebih dahulu. Tes yang dicoba adalah pemetaan kornea mata melalui alat yang disebut dengan topographer.

Pemetaan kornea dilakukan dengan cara memantulkan cahaya dari topografi pada dataran di depan mata. Dari hasil pemetaan akan diketahui dimensi dan bentuk kornea. Pemeriksaan ini berarti lensa yang dibuat dapat menyesuaikan dengan kondisi kornea mata Anda.

Metode kegiatan ortho- k dalam mengoreksi mata minus

Prinsip metode ortho-chic dan metode eye activity LASIK sebenarnya hampir mendekati. Keduanya bersama-sama memodifikasi bentuk kornea. Bedanya, hasil pengobatan LASIK bisa bersifat permanen, sedangkan orthokeratology hanya bekerja sementara.

Prinsip operasi lensa orthox adalah memberikan tekanan dari luar pada kornea sehingga menekan bagian depan bidang mata. Pada mata yang buruk, kelengkungan kornea sangat memanjang sehingga permukaannya perlu diratakan agar cahaya dapat fokus pada retina.

Lensa orthokeratology terbuat dari bahan yang cukup keras sehingga memberikan kekuatan yang cukup untuk mengubah bentuk kornea. Meski keras, lensa ini terbuat dari bahan yang tembus udara sehingga mata selalu mendapatkan cadangan asam dalam jumlah yang cukup.

Perubahan bentuk kornea yang lebih lengkap kini dapat dilihat setelah menggunakan lensa ini dalam jangka waktu tertentu. Itu sebabnya, Anda harus menggunakannya setiap malam saat tidur. Pada hari-hari awal, dokter akan merekomendasikan konsumsi intensif selama 1-2 minggu.

Saat Anda tidur, lensa akan mengoreksi bentuk kornea sehingga di pagi hari, setelah dilepas, Anda bisa melihat dengan jelas. Dari metode penggunaan ini, kekaburan jauh bisa berkurang secara bertahap. Jika hasilnya maksimal, pasien bahkan bisa melihat dengan jelas tanpa bantuan kacamata.

Saat konsumsi lensa ortodontik dihentikan, bentuk kornea akan kembali normal. Untuk itu, agar kelengkungan mata selalu normal agar pandangan selalu terkoreksi dengan baik, Anda perlu memakai lensa ini secara rutin.

Hasil setelah perawatan ortho-k

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari konsumsi lensa orthok maka perlu mengkonsumsinya secara rutin selama 1-2 minggu setiap malam. Namun, tanda-tanda mata kurang bisa mulai pulih dalam beberapa hari konsumsi.

Tidak hanya itu, hasil orthokeratology yang efektif dalam mengurangi masalah mata juga bergantung pada keadaan jauh kaburnya masing-masing pasien. Mata dengan bagian bawah yang lebih besar akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengoreksi kesalahan refraksi.

Selama era pengobatan, lebih dari satu pasang lensa digunakan. Umumnya, ada 3 pasang lensa orthok yang digunakan secara bergantian. Cara ini dimaksudkan agar perbaikan terhadap pandangan yang dicoba dapat lebih maksimal. Dokter akan membagikan deskripsi jika Anda perlu mengganti lensa.

Berapa lama Anda harus memakai lensa?

Setelah tunanetra terkoreksi sesuai target yang diinginkan, Anda akan menggunakan lensa retainer. Lensa ini berperan dalam melindungi koreksi bentuk kornea mata. Dengan cara ini, keterampilan visual yang berhasil ditingkatkan dapat bertahan selama Anda melakukan perawatan ortodontik.

Berapa lama Anda harus memakai lensa penahan tergantung pada kondisi mata Anda. Dokter biasanya akan menyarankan Anda memakai lensa penahan sesering mungkin untuk melindungi hasil eyeshadow yang Anda coba. Padahal, tidak ada batasan berapa lama seseorang harus memakai lensa ortodontik. Selama mata masih segar, perawatan ortokeratologi selalu dapat dilakukan jika selalu dalam pengawasan dokter.

Untuk penelitian yang berjudul Factors Determining Effective Orthokeratology, regimen pengobatan orthok yang dicoba selama 6-12 bulan terbukti memberikan hasil yang tepat. Namun belum diketahui secara pasti apakah hasil perbaikan tersebut dapat bertahan lama jika pasien akhirnya mengakhiri pengobatannya. Selalu ada kemungkinan Anda akan dapat menghadapi kehilangan penglihatan jarak jauh lagi setelah Anda selesai menggunakan lensa.

Hasil penelitian di harian Overnight Orthokeratology membuktikan bahwa penyembuhan orthoxic jangka panjang memang terbukti efisien, namun tidak semua bagian kornea mata rabun jauh diperbaiki dengan sempurna.

Apakah ada efek samping atau komplikasi ortokeratologi?

Mengutip Rubrik Berita Harian Setiap metode pengobatan pasti ada efek sampingnya, begitu juga orthoks. Pada tahap awal pengobatan, pasien mungkin mengalami efek samping ringan seperti mudah terkagum-kagum karena sangat sensitif terhadap cahaya dan penglihatan kabur. Namun, kendala ini akan hilang seiring dengan meningkatnya keterampilan penglihatan.

Ini juga berarti mengetahui bahwa perawatan near blur ini tidak lepas dari risiko komplikasi berbahaya. Beberapa komplikasi orthokeratology yang harus diwaspadai adalah:

  • radang mata oleh kuman,
  • penyusutan penglihatan oleh efek permanen peradangan,
  • kornea keruh yang dapat menargetkan katarak,
  • perubahan bentuk asli kornea, dan
  • mengubah pusat gravitasi bola mata.

Untuk menghindari komplikasi, pasien diharuskan untuk mengunjungi dokter mata secara teratur dan mencari nasihat medis dari dokter. Terakhir, selama perawatan Anda perlu menjaga kebersihan tangan, mata, dan lensa kontak ortokal.

Berita Media

Comments are closed.