Ad
Ad
Ad
Health

Tes Gamma GT Sebagai Deteksi Penyakit Hati

Pinterest LinkedIn Tumblr

Tes Gamma GT, merupakan salah satu langkah dalam mendeteksi penyakit liver pada tubuh manusia. Cara ini biasanya dilakukan dengan menggunakan sampel darah dari tubuh pasien untuk diolah untuk dianalisis di laboratorium medis.

Mengutip artikel kesehatan Media Indonesia Penyakit liver, radang kelenjar ludah perut, hingga kanker kandung empedu bisa memunculkan tanda-tanda yang mendekat. Untuk mengurangi kemungkinan penyakit, dokter perlu melakukan beberapa tes, misalnya Tes Gamma GT.

Apa gunanya tes ini dan bagaimana prosedurnya? Ikuti ulasan kesehatan di bawah ini yang dapat dijadikan sebagai informasi bagi pembaca

Apa itu Tes Gamma GT?

tes gamma gt sebagai deteksi media berita penyakit hati 1

Mengulas Rubrik Berita Media Tes Gamma GT merupakan tes untuk mengukur enzim gamma glutamyl transferase (GGT) dalam darah. Enzim GGT juga memiliki nama lain, gamma glutamyl transpeptidase. Anda dapat membuatnya dalam jaringan, alat, darah, dan cairan tubuh.

Enzim adalah unsur (zat) yang berperan dalam mempercepat respon kimia dalam tubuh. GGT sendiri berperan sebagai elemen pembawa yang membawa berbagai elemen lain untuk menjalankan kegunaannya masing-masing.

Banyak ahli percaya bahwa GGT memainkan peran penting dalam fungsi mental, terutama untuk memecah obat dan zat beracun. Inilah sebabnya mengapa GGT sangat umum di pikiran dan jumlahnya meningkat ketika pikiran menghadapi kehancuran.

Jadi, dokter menggunakan Tes Gamma GT untuk mendiagnosis masalah dengan pikiran atau sistem bilier. Meski begitu, tes ini tidak bisa mengungkap penyebab pasti penyakit hati, sehingga dokter sering melakukannya dengan tes fungsi mental lainnya.

Tujuan Tes Gamma GT

Dokter umumnya merekomendasikan tes GGT jika pasien memiliki tanda-tanda penyakit hati, seperti:

  • sakit perut,
  • mual atau muntah,
  • tubuh lemah,
  • kulit kering,
  • nafsu makan berkurang,
  • kulit dan mata kekuningan (jaundice),
  • warna urin menjadi hitam, dan
  • warna kotoran menjadi lebih terang.

Namun, dengan cara biasa, Tes Gamma GT memiliki manfaat lebih lanjut.

  • Mendiagnosis penyakit jantung atau gangguan mental.
  • Identifikasi penyumbatan di saluran empedu.
  • Tentukan apakah gangguan mental berasal dari penyakit hati atau penyakit tulang.
  • Pantau penderita yang berurusan dengan penyalahgunaan alkohol.

Sejauh ini, tes GGT merupakan tes yang sangat hati-hati untuk menentukan gangguan mental, terutama efek alkohol, racun, dan obat-obatan hepatotoksik. Tes ini juga sering merupakan pemeriksaan koneksi jika tes mental lain membuktikan hasil yang bagus.

Selain itu, dokter menggunakan tes ini untuk memeriksa kondisi pasien selama rehabilitasi alkohol. Hasil tes juga dapat menggambarkan kesehatan pasien yang menghadapi hepatitis alkoholik.

Metode Uji Gamma GT

tes gamma gt sebagai deteksi media berita penyakit hati 3

Tes GGT menggunakan ilustrasi darah Anda. Jadi, Anda akan ingin melakukan perencanaan dan metode yang sama seperti tes darah normal.

Waktu sebelum ujian

Dokter atau perawat Anda mungkin ingin meminta Anda untuk tidak makan dan minum selama 8 jam sebelum tes. Anda juga perlu berhenti mengonsumsi zat dan obat-obatan yang dapat mempengaruhi tingkat GGT.

Mengutip laman Rubrik Media Berita, zat dan obat-obatan yang dapat mempengaruhi hasil Tes Gamma GT antara lain:

  • alkohol,
  • kapsul KB,
  • clofibrate,
  • parasetamol,
  • fenitoin,
  • fenobarbital, dan
  • karbamazepin.

Sepanjang ujian

Dokter atau perawat akan mensterilkan permukaan kulit tangan bagian atas Anda, lalu mengikatkan torniket untuk membatasi pergerakan darah. Selanjutnya, dia akan mengutip ilustrasi darah dengan menusukkan jarum ke pembuluh darah.

Meninjau Rubrik Berita Online Ilustrasi darah Anda akan terkumpul dalam botol atau jarum suntik. Setelah itu, dokter atau perawat akan melepaskan tourniquet, mengeluarkan jarum dari vena, dan mensterilkan permukaan tangan Anda.

Setelah tes

Seperti tes darah normal, Tes Gamma GT dapat menimbulkan sedikit rasa tidak aman di zona injeksi. Beberapa orang mungkin juga menghadapi sedikit perbedaan, tetapi efek ini akan cepat hilang dengan sendirinya.

Menurut Rubrik Media Harian. Tidak hanya rasa tidak aman dan tidak nyaman, ada juga risiko peradangan di tempat suntikan. Namun, risikonya sangat kecil, karena pengambilan sampel darah seperti tes GGT adalah metode yang nyaman dengan efek samping yang minimal.

Deskripsi hasil GT Gamma Test

tes gamma gt sebagai deteksi media berita penyakit hati 4

Pasien umumnya bisa mendapatkan hasil tes GGT keesokan harinya. Dokter akan memberi tahu Anda jika nomor GGT Anda berada dalam kisaran yang wajar dan menjelaskan apa arti angka itu.

Untuk Rubrik Berita Harian, angka GGT normal berkisar antara 8–61 bagian per liter (U atau L). Namun, angka GGT normal untuk setiap kelompok umur dapat sangat bervariasi sebagai berikut.

  • 0– 11 bulan:<178 U atau L
  • 12 bulan– 6 tahun:<21 U atau L
  • 7– 12 tahun: <24 U atau L
  • 13– 17 tahun:<43 U atau L untuk pria dan <26 U atau L untuk wanita
  • 18 tahun ke atas: 8–61 U atau L untuk pria dan 5-36 U atau L untuk wanita

Terus jadi GGT yang jumlahnya banyak, terus jadi beban kehancuran yang melilit di pikiran. Namun, angka ini tidak dapat menentukan pemicu gangguan mental.

Pemeriksaan lanjutan

Jika hasil Tes Gamma GT Anda tinggi, Anda mungkin ingin melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satu pemeriksaan tersebut adalah uji alkaline phosphatase (ALP). ALP adalah enzim yang melimpah di otak, tulang, usus, dan ginjal.

Angka ALP yang besar dapat menunjukkan kendala pada pikiran. Jika angka GGT dan ALP besar, biasanya dokter menduga ada masalah dengan pikiran atau saluran empedu.

Namun, jika angka GGT normal dan ALP besar, ini mungkin mengindikasikan penyakit tulang. Tes Gamma GT adalah tes untuk mengetahui jumlah enzim GGT melalui pengambilan sampel darah.

Metode ini sangat berguna untuk mendiagnosis masalah pada pikiran, sistem bilier, tulang, dan beberapa organ lainnya. Perlu diketahui bahwa ada beberapa aspek yang dapat meningkatkan kadar GGT dalam darah.

Oleh karena itu, pasien yang memiliki angka GGT besar biasanya perlu menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab dan solusinya.

Berita Media

Comments are closed.