Ad
Ad
Ad

Bunuh Diri Minum Sianida di Makam Ayah, Fakta Lengkap Dibalik Meninggalnya NOVI WIDYA SARI

Pinterest LinkedIn Tumblr

Kabarmedia.id – Mahasiswa Mojokerto, Novi Widya Sari, nekat meminum sianida (bunuh diri) di pemakaman ayahnya. Banyak yang menjadi trending topic di berbagai jejaring sosial seperti Twitter, Facebook atau Instagram dengan tagar #SAVENOVIWIDYASARI yang ramai diperbincangkan pasca depresi akibat aborsi! Diduga pacarnya Bripda Randy Bagus, Bripda Polri!

Meninggalnya NOVI WIDYA SARI, Novi sendiri adalah mahasiswa Universitas Brawijaya yang meninggal karena bunuh diri setelah meminum racun sianida di dekat makam ayahnya di TPI Desa Sugihan, Dusun Jepang, Kecamatan Sooko, Mojokerto.

Cemas, itulah yang coba membuat dunia maya heboh.

Diketahui, korban ditemukan tergeletak tak berdaya pada pukul 15.30 WIB. Ada solusi yang dikemas dalam botol air minum pada posisi event.

Kematian Widyasari kemudian menjadi buah bibir di media sosial. Ditambah beredarnya data karena alasan mahasiswa Universitas Brawijaya ini menghentikan hidupnya.

Tekanan mental yang berat diprediksi menjadi kerangka di balik perilaku beraninya.

Hal ini terlihat dari thread yang tersebar di hashtag tersebut. Banyak yang menyampaikan belasungkawa, banyak yang mengungkap sejarah Widyasari.

Dari akun @belawsz yang diunggah kembali oleh @eponinethernard, terungkap bagaimana jalan dan kenyataan Widyasari sampai pada kesimpulan bahwa ia mengakhiri hidupnya.

Berasal dari chat berisi curhatan korban pada Sabtu (20/11 atau 2021) sekitar pukul 17.32 WIB.

Jalan Masalah Novi Widya Sari

Obrolan diisi dengan korban NW yang ingin bercerita.

Dibius dan disetubuhi oleh pacarnya sendiri.

Awal kejadian, NW dibawa oleh pacarnya yang bernama samaran RN, ke sebuah hotel, diberi obat dan diminta minum obat sianida sampai tertidur.

Menuntut aborsi

4 bulan setelah itu, NW merasa bahwa dia memiliki dua tubuh dan kemudian pergi menemui RN untuk memberitahunya bagaimana perasaannya tetapi malah meminta RN untuk menggugurkan kandungannya.

Merasa tidak ingin menggugurkan kandungannya, NW kemudian memberi tahu ibu dan ayahnya.

Kesimpulannya, NW bertemu dengan RN dan ibu serta ayahnya, dengan komitmen untuk bertanggung jawab, tetapi ketika dia kembali dan berdiskusi dengan ibu korban, keluarga RN memiliki dialog yang berbeda, melaporkan bahwa RN belum siap untuk menikah dengan NW.

Keesokan harinya rumah korban datang ke saya seperti dilempar bom dan mati lampu, tapi hanya di rumah korban, tidak di dekat rumah terdekat dan berlangsung selama 2 hari. ,” catat [email protected]

Pacar NW adalah orang per orang di Badan Kepolisian Nasional

Menurut beberapa sumber, pacar NW, RN, adalah individu dari Badan Kepolisian Negara untuk komunitas Pandaan, Jawa Timur.

Mengakhiri kisah Novi Widya Sari

Setelah itu pada Sabtu (20 atau 11 atau 2021) korban menelepon teman-temannya untuk menceritakan apa yang dialaminya.

Ia menjelaskan secara detail saat mengalami pelecehan seksual tanpa terbangun hingga berada dalam dua tubuh dan bahkan mendapat perlakuan buruk dari orang tua pacarnya hingga akhirnya dia menggugurkan kandungannya.

Penekanan Novi Widya Sari berujung pada depresi

Pusat gravitasi dari pusat gravitasi juga alami. Sampai kesimpulan dia menorehkan curahan

Sebarkan pernyataan dari NW yang diunggah oleh Situs Messages-Love.com yang membuktikan catatan yang dimuat:

“Saya berencana untuk menulis ini kemarin.

Saya bersumpah untuk meninggalkan rumah dengan membawa 2 sianida yang saya pikir akan saya minum dengan minuman beludru merah versi favorit saya, saya ingin meminumnya di area Paralayang. Ketika saya mati, saya akan dianggap sebagai bencana.

Sebelum diminum aku mau kirim ini ke mama

Tapi hari ini saya melihat ibu saya memasak rawon sendirian karena pembantu saya sakit, dia memasak sambil meratapi mungkin merindukan Ayah, juga meratapi kondisi saya yang seperti seonggok daging tanpa jiwa.

Kisah NOVI WIDYA SARI yang sangat mengharukan

Kisah NOVI WIDYA SARI yang sangat mengharukan

Mama

Hormat saya benar ma

Aku lelah, aku tidak kuat

Aku mengkhawatirkan diriku sendiri setiap hari

Terima kasih untuk semua yang telah kamu lakukan untukku

Saya juga minta maaf

Terima kasih mama

aku sayang ibu

Saat ini kematian korban menyisakan keresahan bukan hanya bagi keluarga namun juga bagi warganet, yang kesimpulannya adalah tagar #SAVENOVIAWIDYASARI. Warganet pun mengecam aksi mantan pacar NW tersebut.

Realita Terbaru Soal Novia Widyasari Rahayu – Pacar Polisi Saat Ini Terlihat Propram dan Cerita Lengkapnya

Media News – Realitas terkini terkait meninggalnya Novia Widyasari Rahayu yang kini menjadi kekasih Polri, kini tengah diselidiki oleh Propam.

Novia Widyasari adalah mahasiswi Mojokerto di makam ayahnya, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis 2 Desember 2021 pukul 15.30 WIB.

Kisah Novia menjadi viral setelah menjadi trending di Twitter dengan tagar #SaveNoviaWidyasari yang bergema hari ini, Sabtu, 4 Desember 2021.

Pelajar berusia 23 tahun itu diprediksi akan mengakhiri hidupnya karena tekanan mental akibat hubungan asmara.

Perorangan polisi yang bekerja di Polres Pasuruan juga turut prihatin dengan kejadian ini.

Kabar meninggalnya seorang siswa di salah satu akademi besar negeri di Kota Kera menjadi trending topic di Twitter.

Apalagi ada warganet yang mengunggah catatan WhatsApp yang diduga milik korban NW sebelum kejadian.

Mereka juga memasang foto seorang polisi yang digadang-gadang sebagai mantan kekasih korban.

Berikut sederet fakta terkini yang terungkap:

1. Meninggal karena racun

Ahli kunci kuburan Desa Sugihan, Sugito (60) mengatakan, melihat korban mengendarai sepeda motor menuju lokasi pemakaman.

Saat itu, ia membersihkan kuburan dan melihat korban tergeletak tak bernyawa di atas makam ayahnya yang meninggal 100 hari kemudian.

Saya lihat dia (korban, red) terbaring telentang dan ternyata sudah meninggal ,” katanya, Jumat, 3 Desember 2021.

Bagi Sugito, melihat botol berisi air berwarna kemerahan dan cokelat itu diduga menjadi racun di dekat korban yang merupakan mahasiswi semester 10 Program Penelitian Sastra Inggris Universitas Brawijaya Apes.

2. Beberapa kali mencoba menghentikan hidup

Sebelumnya, korban sempat beberapa kali berhenti gantung diri di rumahnya pada Rabu, 1 Desember 2021.

Namun usaha itu digagalkan oleh ibu dan saudara laki-lakinya.

“Ada botol yang diisi plastik isap dan baunya menusuk,” jelasnya.

Kapolsek Sooko, AKP Moch. Shohibul Percaya, ketika dikonfirmasi, mengoreksi jumlah korban tewas, diprediksi akan mengakhiri hidupnya karena tekanan mental.

Kelompoknya saat ini sedang menyelidiki minuman yang dianggap sarat dengan racun.

“Minuman dalam botol toksin tapi rupanya itu yang sedang kita selidiki,” jelasnya.

Rubrik Media Berita Online Hari Ini – Terungkap fakta terbaru terkait meninggalnya Novia Widyasari Rahayu yang saat ini menjadi kekasih Polri, saat ini sedang diselidiki oleh Propam.

Novia Widyasari adalah mahasiswi Mojokerto di makam ayahnya, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis 2 Desember 2021 pukul 15.30 WIB.

Kisah Novia Widya Sari menjadi viral setelah menjadi trending di Twitter dengan tagar #SaveNoviaWidyasari yang bergema hari ini, Sabtu 4 Desember 2021.

Pelajar berusia 23 tahun itu diprediksi akan mengakhiri hidupnya karena tekanan mental akibat hubungan asmara.

Perorangan polisi yang bekerja di Polres Pasuruan juga turut prihatin dengan kejadian ini.

Kabar meninggalnya seorang siswa di salah satu akademi besar negeri di Kota Kera menjadi trending topic di Twitter.

VIRAL Hashtag Novia Widyasari Rahayu – Siswa Ditemukan Meninggal Secara Tidak Wajar di Makam Ayahnya

Apalagi ada warganet yang mengunggah catatan WhatsApp yang diduga milik korban NW sebelum kejadian.

Mereka juga memasang foto seorang polisi yang digadang-gadang sebagai mantan kekasih korban.

Berikut sederet fakta terkini yang terungkap:

Promosi untuk Anda: Ratusan orang mengantre untuk menyambut jam tangan replika rolex- diskon 90%

1. Meninggal karena racun

Ahli kunci kuburan Desa Sugihan, Sugito (60) mengatakan, melihat korban mengendarai sepeda motor menuju lokasi pemakaman.

Saat itu, ia membersihkan kuburan dan melihat korban tergeletak tak bernyawa di atas makam ayahnya yang meninggal 100 hari kemudian.

Saya lihat dia (korban, red) terbaring telentang dan ternyata sudah meninggal ,” katanya, Jumat, 3 Desember 2021.

Bagi Sugito, melihat botol berisi air berwarna kemerahan dan cokelat itu diduga menjadi racun di dekat korban yang merupakan mahasiswi semester 10 Program Penelitian Sastra Inggris Universitas Brawijaya Apes.

2. Beberapa kali mencoba menghentikan hidup

Sebelumnya, korban sempat beberapa kali berhenti gantung diri di rumahnya pada Rabu, 1 Desember 2021.

Namun usaha itu digagalkan oleh ibu dan saudara laki-lakinya.

Ada botol sedang isi plastik suction dan baunya menusuk ,” jelasnya.

Kapolsek Sooko, AKP Moch. Shohibul Percaya, ketika dikonfirmasi, mengoreksi jumlah korban tewas, diprediksi akan mengakhiri hidupnya karena tekanan mental.

Kelompoknya saat ini sedang menyelidiki minuman yang diduga mengandung racun.

Minuman dalam botol racun tapi ternyata apa yang sedang kita selidiki , ” jelasnya .

Mengungkap Realitas Kematian Novia Widyasari di Makam Ayahnya – Bisakah Sianida Dijual Bebas?

3. Ayah saya meninggal 3 bulan yang lalu

Keluarga membantah bahwa upaya otopsi pada tubuh korban.

Hasil pemeriksaan post-mortem tidak menunjukkan gejala keracunan, seperti busa di mulut korban.

Tidak ada busa di mulut dan luka di tubuh korban, memang keracunannya tidak terlihat ,” tutup Rubrik Berita Media.

Berdasarkan pesan keterangan dari keluarga terkait, tidak dilakukan otopsi terhadap jenazah korban, Kamis 2 Desember 2021 yang melaporkan bahwa sebelum kejadian NW menghadapi tekanan mental setelah ayahnya meninggal 3 bulan kemudian.

4. Polisi melibatkan propaganda

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Andaru Rahutomo mengatakan, pihaknya saat ini sedang melacak kematian mahasiswa NW yang diduga meminum racun di makam ayahnya.

Korban diprediksi mengalami stres mental karena kasus cinta dengan mantan pacarnya yang merupakan agen polisi bernama camouflage(R)

Dari hasil penelusuran, ternyata memang benar pihak Polsek Pasuruan memiliki hubungan dengan korban ,” katanya, Sabtu, 4 Desember 2021.

Andaru mengatakan kelompoknya bekerja sama dengan Propam Polda Jatim berdasarkan informasi yang tersebar di media sosial.

Kini terpaut dengan data yang berserakan, kami lakukan penajaman bekerjasama dengan Propam Polda Jatim ,” jelasnya.

Saat ini kelompok tersebut sedang menggarap isu kematian seorang mahasiswa NW yang telah menarik banyak perhatian publik.

Dan sekarang kami mencoba menganalisis hasilnya untuk memeriksa hasil seperti apa yang akan kami informasikan setelah itu ,” pungkasnya.

Comments are closed.